Selasa, 25 Desember 2012

..... ........

     Rasa ini terulang lagi, dulu pernah ragu apa akan aku jalani? Dengan nekatnya, aku jalani. Berharap ini akan membawa perubahan, ini akan berjalan serius, ini takan menyakitkan. Tapi faktanya ini jauh seribu kali lebih menyakitkan daripada sebelumnya. Dunia ini hanya berkutat pada satu poros, dan entah mengapa poros hati ini KAMU, dan aku benci itu!
     Dengan segenap hati aku mencoba yang terbaik yang aku bisa untuk bisa bersamamu, aku mencoba sebaik mungkin untuk menjadi yang terbaik untukmu, aku melakukannya sungguh dari hatiku, aku menyukaimu bahkan jauh sebelum kamu mengatakan kamu menyukaiku, aku menyayangimu bahkan ini dari hatiku, kamu mungkin menganggap itu tak serius. Tapi ini yang sebenarnya, aku bahkan menangis saat aku mengatakan ingin berpisah, aku tak serius mengatakan hal itu. Tapi kamu selalu menganggap semua yang terucap itu sesuatu yang serius, ini bukan keseriusan. Bisakah kamu membedakannya?
     Aku menyayangimu bahkan hingga hari ini, kamu tak pernah tau itu. Aku berusaha sebisa mungkin agar kamu kembali, tapi kamu benar-benar menutup ruang itu. Aku mencoba mencari celah, tapi kamu sama sekali tak memberiku sedikitpun ruang untuk itu. Aku ingin berhenti tapi tak bisa, kamu mungkin tertawa disana dan berkata "Satu wanita telah jatuh untukku" dan saat aku berpikir itu, kamu tau aku berpikir kamu benar-benar jahat, tapi entah sisi ruang mana yang bilang aku tak peduli, aku hanya ingin kamu tau, dan aku tak peduli!
     Kamu bilang kamu menyayangiku, kata bodoh itu, aku benci kata itu! Kata itu yang membuatku berharap, membuatku menangis, aku jatuh kembali dalam lubang yang sama. Ini sulit, aku benar-benar telah jatuh untuk orang yang sama sekali tak kukenal. Aku disini berpikir seribu macam hal, tapi kamu disana sama sekali tak berpikir sedikitpun. Aku benar-benar masih menunggu, walau aku tau kamu takan kembali. Tapi, aku tak bisa beranjak, hati ini memilihmu dan tak mudah aku hapuskan namamu. Mungkin kamu bisa dengan mudah menyukai satu gadis lalu gadis lain kemudian, tapi aku tak seperti kamu. Aku menyukaimu, dan aku akan melakukannya sampai ada yang lain yang bisa menggantikanmu. Dan itu tak mudah, bisakah kamu meyadari itu?
     Apa harus aku melakukannya sekali lagi? Menunggu hingga 2 tahun lamanya? Kenapa kamu tak bisa mengerti? Aku menunggu setiap hari, menunggu kamu menghubungi atau setidaknya memberi satu pesan walaupun itu hanya sebuah titik. Menandakan aku masih memiliki harapan, tapi kamu tak pernah memberi harapan itu. Setiap orang punya kesempatan kedua, tapi kenapa aku tak punya? Aku menunggu kesempatan itu, menutup semua pintu hati ini untuk yang lain, aku hanya akan menunggu. Dan kamu tak pernah ada, ini hanya dunia khayalan, aku terlalu bodoh menganggap dunia ini dunia nyata, dunia ini, kamu, atau perasaanmu memang tak nyata..Tapi satu yang harus kamu tau, perasaan ini perasaan yang aku punya perasaan yang aku beri untukmu, ini nyata..SUNGGUH-SUNGGUH NYATA, aku nyata menyayangimu dengan hatiku meskipun kamu menyayangiku dengan logikamu..

Minggu, 23 Desember 2012

Harapanku di 2013..


Dalam diam semuanya mulai kembali normal, aku, hatiku, mimpiku, dan semuanya. Aku mulai berhenti memikirkanmu, walau terkadang kamu masih hadir dalam celah-celah lamunanku. Tapi aku mulai menyadari aku memang tak sempurna untukmu, kamu bukan yang terbaik untukku, begitu pula aku yang bukan terbaik untukmu. Tapi entah masih ada satu ruang di hati ini yang tiba-tiba berharap kamu kembali, ini salah dan aku tau ini. Aku tak seharusnya berharap akan kamu, aku tahu dan aku mengerti, aku tak lagi akan mengingatmu atau mengharapkanmu.

Ini hanya sepenggal lamunanku, 

Harapanku di tahun 2013 nanti...hanya ingin bahagia dan hidup berkecukupan bersama keluargaku, cepet lulus, cepet kerja..punya banyak temen dan ga banyak terlibat masalah..pokoknya hidup tenang setenang samudera, hidup bahagia bahagia sebahagia burung yang terbang di udara, damai sedamai alunan melody angin, dan indah seindah bunga yang bermekaran di taman..
#lebay emang but it's my wish..

And GOD, if you give me just one wish for then YOU turn down right now, so I'll just ask, please give me one chance to be with him again, I'm please..

Jumat, 21 Desember 2012

Betapa Bodohnya Aku,

     Seperti hari kemarin dan kemarinnya lagi, aku masih mengingatmu, aku masih disini, berharap kamu berbalik dan memberiku kesempatan, hanya 1 kali dan aku akan mempergunakannya dengan baik. Masih berpikir dan meyakinkan hari itu kamu hanya bercanda dan di tanggal itu kamu datang dan memberiku kejutan. Dan ternyata itu tak pernah terjadi, itu hanya bayanganku saja. Sampai pada hari itu bahkan saat ini aku masih berharap kamu ada, kamu datang, atau setidaknya menghubungiku. Tapi itu tak pernah terjadi, aku benar-benar merasa sangat bodoh, begitu gampangan, dan pasti itu pula yang kamu pikirkan. Aku membuat citra negatifku sendiri, aku sangat bodoh, benar aku yang bodoh. 
     Aku menukar orang yang berharga yang selama 2 tahun ini aku tunggu dengan kamu yang baru 3 bulan kukenal. Entah aku yang terlalu bodoh atau kamu yang terlalu pintar, sehingga aku jatuh dalam semua kata-kata manismu. Aku tak berniat menyayangimu, tapi semuanya hadir begitu saja, aku mencoba sekuat hati untuk berhenti tapi seperti biasa aku tak sanggup. Ini perasaan yang aneh, tapi ini nyata. Kau memintaku untuk menyukaimu dengan hatiku, aku lakukan itu. Tapi mengapa? Dan mengapa itu akhirnya kutanyakan, mengapa sekarang? Saat aku mulai menyukaimu dengan hatiku, kamu membuat semuanya seolah tak berharga. Aku benci semua itu, aku benci diriku sendiri, AKU BENCI..!!!
     Aku benar-benar jatuh sekarang, kamu yang aku bela setiap saat semua memojokkanmu, aku yang selalu percaya akan semua yang kamu katakan, aku yang selalu yakin akan semua hal yang kamu janjikan, kamu yang selalu aku banggakan di depan semua. Ternyata kamu yang mampu hancurkan semuanya, aku yang salah, AKU TAHU, tapi bisakah kamu memberiku kesempatan? Ini hal terbodoh yang aku minta, aku seharusnya membencimu karena semua sikapmu, tapi aku, aku dengan kebodohanku tak mampu membencimu, aku dengan semua kebodohanku, masih merasa ada yang lain tentangmu, dan dengan semua kebodohanku ini, aku masih masih menyayangimu dengan hatiku. 
     Aku tak bisa bicara dengan siapapun lagi, semua menyalahkanku. Dan kamu tak ada disini untuk membelaku, aku jatuh dan benar-benar jatuh. Tapi kamu pergi dan membuatku semakin jatuh, aku bahkan tak mampu berdiri, tapi kamu terus berlari. Aku tak lagi mampu bertahan tapi kamu terus berjalan, aku harus bagaimana? Saat hatiku ini menyayangimu, apa yang harus aku lakukan? Kamu yang tak pernah bisa mengeri hatiku, atau memang dari awal kamu hanya mempermainkanku sehingga kamu tak berniat sedikitpun untuk mengerti aku? Atau aku yang terlalu bodoh menerimamu, menyerahkan hatiku untukmu? Aku yang bodoh, memang aku.
     Aku yang masih saja bodoh berpikir tahun baru ini akan menjadi tahun baru yang penuh kejutan, ini hanya bayanganku saja. Biar aku pertegas, INI HANYA BAYANGANKU SAJA! Aku sungguh ingin menangis, tapi tak lagi dapat kulakukan itu, semua hanya akan lebih mengatakan aku benar-benar bodoh, bodoh karena aku masih berpikir akan kamu yang seharusnya sudah kulupakan. Aku hanya akan menjadi gadis dewasa tapi bukan seperti yang kamu mau, menjadi gadis yang mengerti dan tidak egois tapi tidak seperti yang kamu inginkan, sungguh aku takan berubah seperti yang kamu minta. Aku hanya akan menjadi aku, yang kamu buang..menjadi aku, yang sebagian dari aku pernah kau sakiti, menjadi diriku yang separuh dariku pernah kamu goreskan belati yang lukanya takan hilang.. berbekas dan takkan kulupakan, 

Jumat, 14 Desember 2012

GALAU...!!!

     Banyak hal yang ga aku ngerti, semuanya serba samar, mimpiku, harapanku, teman-temanku, cintaku, bahkan keluargaku. Aku merasa semakin jauh dan terasingkan, hidup dengan mimpiku sendiri. Aku pernah mencintai juga pernah dicintai, tapi kali ini beda. Aku suka dia ngga, aku sayang dia ngga. Aku bilang ini mimpiku, biar aku hidup dengan sejuta mimpiku.
     Hari ini merasa bahwa semua bukan milikku, harapan itu, bayangan itu, cinta itu, bahagia itu BUKAN MILIKKU..Aku belum berhak mendapatkannya, tapi suatu hari nanti aku pasti mendapatkannya. 
      Semua yang terjadi telalu konyol, semuanya terulang kembali. Aku bagai keledai yang 2x masuk dalam lubang yang sama. Aku benar-benar ga belajar, selalu dibutakan kata-kata yang sebenarnya itu ga nyata. Aku benci menyukai orang bahkan menyayanginya, aku benci akan diriku sendiri yang mudah ditipu, aku benci diriku sendiri yang egois, kekanak-kanakan, aku benci semuanya. Aku benci semuanya,
     Hari ini aku benar-benar ingin menangis, ingin teriak, kenapa? Kenapa, waktu jahat sama aku? Tapi sungguh, ini menyakitkan, aku mencoba untuk membuka hati setelah 2 tahun lamanya, dan ini balasannya, banyak penyesalan yang tiba-tiba muncul. Seharusnya dulu ga kenal dia, seharusnya dulu ga mulai sama dia, seharusnya dan semua seharusnya itu yang aku sesali sekarang ini.
    Dia ga bisa sedikitpun liat gimana ketulusan ini, dia juga ga bisa sedikitpun denger gimana hati ini, dia juga ga bisa sedikitpun ngerasain gimana sayang ini buat dia, semua buat dia..Aku tegasin ya, SEMUA BUAT DIA.. Dan dengan mudah dia bilang "aku ga bisa lanjutin lagi sama kamu, aku takut kamu ga bisa ngerti aku" Fine, aku emang ga bisa ngerti kamu, fine kita pisah, fine fine fine.
     Aku sama sekali ga benci kamu, aku malah benci diri aku sendiri. Aku benar-benar buruk di mata kamu, bersama kamu aku sama sekali ga ngerti apa itu bahagia menurut kamu, apa itu sayang menurut kamu, bersama kamu aku seperti orang bodoh yang ga tau apa-apa.. Tapi dengan bodohnya aku tetep sayang sama kamu.
     Kita ga cocok, aku tau..seharusnya kita ga pernah ngejalanin ini. Ini nyakitin sekarang, kamu dengan semua tentang kamu dan aku dengan semua tentang aku, kita ga bisa bareng-bareng.. Aku ga benci kenal kamu walaupun aku sesali itu, kamu kenangan kamu masa depan yang kini jadi masa lalu kamu, KAMU YANG SAAT INI AKU SAYANG..