Apa sebegitu tak berharganya aku? Aku bahkan tak tahu kapasitas diriku, aku tak tahu bagaimana aku harus menghargai diriku sendiri, sehingga ini balasannya. Tak ada, bahkan tak juga kamu, bisa menghargai aku. Aku hidup dengan semua keluh kesahku, aku hidup dengan semua pikiran negatifku. Bukan, bukan kamu yang salah, tapi aku yang salah menganggap semua sikap baik yang kamu beri. Aku salah menilai baik semua kata-katamu, dan aku jatuh jatuh di dalam lubang yang sama untuk kedua kalinya.
Aku tak lagi akan menangis, tak lagi akan bercerita, tak lagi akan bernyayi, tak lagi akan mengeluh, tak lagi akan berpikiran negatif, tak lagi akan bersuara tentang kamu, aku hanya akan hidup dengan cara yang aku buat, mungkin masih ada kamu di dalamnya, tapi harus aku pastikan bukan kamu segalanya. Aku mungkin hanya akan menunggu dan tak lagi akan berinisiatif. Menunggu, kamu menyadari bahwa aku cukup berharga untuk kamu pertahankan, atau aku cukup memilki harga diri untuk memilih tak lagi bersamamu.
.jpg)