Rasa ini terulang lagi, dulu pernah ragu apa akan aku jalani? Dengan nekatnya, aku jalani. Berharap ini akan membawa perubahan, ini akan berjalan serius, ini takan menyakitkan. Tapi faktanya ini jauh seribu kali lebih menyakitkan daripada sebelumnya. Dunia ini hanya berkutat pada satu poros, dan entah mengapa poros hati ini KAMU, dan aku benci itu!
Dengan segenap hati aku mencoba yang terbaik yang aku bisa untuk bisa bersamamu, aku mencoba sebaik mungkin untuk menjadi yang terbaik untukmu, aku melakukannya sungguh dari hatiku, aku menyukaimu bahkan jauh sebelum kamu mengatakan kamu menyukaiku, aku menyayangimu bahkan ini dari hatiku, kamu mungkin menganggap itu tak serius. Tapi ini yang sebenarnya, aku bahkan menangis saat aku mengatakan ingin berpisah, aku tak serius mengatakan hal itu. Tapi kamu selalu menganggap semua yang terucap itu sesuatu yang serius, ini bukan keseriusan. Bisakah kamu membedakannya?
Aku menyayangimu bahkan hingga hari ini, kamu tak pernah tau itu. Aku berusaha sebisa mungkin agar kamu kembali, tapi kamu benar-benar menutup ruang itu. Aku mencoba mencari celah, tapi kamu sama sekali tak memberiku sedikitpun ruang untuk itu. Aku ingin berhenti tapi tak bisa, kamu mungkin tertawa disana dan berkata "Satu wanita telah jatuh untukku" dan saat aku berpikir itu, kamu tau aku berpikir kamu benar-benar jahat, tapi entah sisi ruang mana yang bilang aku tak peduli, aku hanya ingin kamu tau, dan aku tak peduli!
Kamu bilang kamu menyayangiku, kata bodoh itu, aku benci kata itu! Kata itu yang membuatku berharap, membuatku menangis, aku jatuh kembali dalam lubang yang sama. Ini sulit, aku benar-benar telah jatuh untuk orang yang sama sekali tak kukenal. Aku disini berpikir seribu macam hal, tapi kamu disana sama sekali tak berpikir sedikitpun. Aku benar-benar masih menunggu, walau aku tau kamu takan kembali. Tapi, aku tak bisa beranjak, hati ini memilihmu dan tak mudah aku hapuskan namamu. Mungkin kamu bisa dengan mudah menyukai satu gadis lalu gadis lain kemudian, tapi aku tak seperti kamu. Aku menyukaimu, dan aku akan melakukannya sampai ada yang lain yang bisa menggantikanmu. Dan itu tak mudah, bisakah kamu meyadari itu?
Apa harus aku melakukannya sekali lagi? Menunggu hingga 2 tahun lamanya? Kenapa kamu tak bisa mengerti? Aku menunggu setiap hari, menunggu kamu menghubungi atau setidaknya memberi satu pesan walaupun itu hanya sebuah titik. Menandakan aku masih memiliki harapan, tapi kamu tak pernah memberi harapan itu. Setiap orang punya kesempatan kedua, tapi kenapa aku tak punya? Aku menunggu kesempatan itu, menutup semua pintu hati ini untuk yang lain, aku hanya akan menunggu. Dan kamu tak pernah ada, ini hanya dunia khayalan, aku terlalu bodoh menganggap dunia ini dunia nyata, dunia ini, kamu, atau perasaanmu memang tak nyata..Tapi satu yang harus kamu tau, perasaan ini perasaan yang aku punya perasaan yang aku beri untukmu, ini nyata..SUNGGUH-SUNGGUH NYATA, aku nyata menyayangimu dengan hatiku meskipun kamu menyayangiku dengan logikamu..








