Jumat, 28 Juni 2013

A Thousand Birds...


aku gmw kalah sama jarak atau keadaan,

Ini cuma sebagian kerikil dari gunung batu yang mungkin bakal kita hadapin kedepannya, kalo kita kalah sekarang kita ga akan pernah naklukin gunung batu itu, kita cuma bisa jadi pemimpi..masalah itu pasti ada tergantung sama gimana cara kita ngehadepinnya..selama ini bukankah kita bisa hadapin semuanya bareng, bukankah saat tujuan kita sama akan jauh lebih indah kalo kita berjuang bersama?

aku gmw kalah sama jarak atau keadaan,

Ini mungkin kesalahan, tapi ga pernah ada satu harimaupun yang ga pernah jatuh atau ga pernah ngelakuin kesalahan, justru karena dia pernah jatuh dan pernah salah dia berusaha bangkit dan berubah. Bahkan keledai sekalipun ga pernah jatuh kelubang yang sama dua kali, itu karena keledai pun selalu bangkit dan bergerak maju..Jadi dia ga akan jatuh dilubang yang sama..

aku gmw kalah sama jarak atau keadaan,

Ini mungkin sulit, buat aku, sama kayak sulitnya nyari satu kunci kecil di luasnya samudera atau nyari sebuah jarum di tumpukan jerami. Tapi bukan ga bisa dicari kan? Sama kayak bahagia, sulit untuk dicari tapi bukan ga ada..Persepsi, saat persepsi kita bilang kita bahagia kenapa kita harus berhenti mencari?

aku gmw kalah sama jarak atau keadaan,

Ini bukan semacam nafsu atau keinginan belaka, entah apa namanya tapi aku selalu bilang ini keyakinan..Entah disadari atau engga, yakin ini yang bikin kita bertahan..Walau mungkin yakin ini terkadang cuma aku yang punya, tapi selalu berharap ada yakin yang sama..

aku gmw kalah sama jarak atau keadaan,

Ini seperti semacam bermain kerajaan, di mana ada saat kita merebut dan saat kita mempertahankan..Merebut, bisa dilakukan dalam beberapa detik saja, walau mungkin penyusunan strateginya direncanakan sejak lama. Tapi mempertahankan, bukan masalah strategi dan perencanaan atau kekuatan..Tapi kepercayaan, seberapa percaya kita mampu mempertahankan apa yang pernah kita perjuangkan, 

aku gmw kalah sama jarak atau keadaan,

Ini mungkin sedikit lebay, tapi mempertahankan itu sulit. Prosesnya ternyata jauh lebih sulit, terkadang harus melewati kerikil atau jalanan berkelok, atau harus mencari sebuah jarum kecil di tumpukan jerami, dan banyak lagi. Tapi inilah hidup bukan cuma masalah merebut, tapi jauh dibalik itu..kita sesungguhnya harus mempertahankan apa yang ada sekarang..

aku gmw kalah sama jarak atau keadaan,

Ini masalah keyakinan dan aku ga akan menyerah sama jarak atau keadaan, sekalipun kamu akhirnya menyerah sebelum semuanya selesai aku pastikan AKU TAK AKAN PERNAH BERHENTI DAN MENYERAH!!!

Sabtu, 08 Juni 2013

Untuk Sebuah Nama..


Jika aku tak ditakdirkan memiliki ragamu,
Izinkanlah aku untuk memiliki hatimu,
Jika aku tak bisa memiliki dirimu seutuhnya,
Izinkan aku untuk memiliki cinta kasihmu,

Jika aku terlalu baik untukmu,
Izinkan aku tetap menjadi yang terbaik untukmu,
Namun..
Jika aku buruk bagimu,
Tuntunlah aku dengan bijaksana dan penuh kesabaran agar menjadi lebih baik,

Jika bukan aku yang menemani sisa hidupmu di dunia ini,
Semoga Allah memberi kesempatan agar aku bisa menemanimu di akhirat nanti,
Berharap suatu saat nanti kita bisa berjuang bersama-sama
Untuk menggapai ridho-Nya

Amiin ya robbal 'alamiin..

Kamis, 16 Mei 2013

Mimpi Malam Ini


Tidur kali ini membuat kesan yang mendalam dan membuatku berpikir keras. Apa ini? Masih bisa aku bertahan dengan keadaan yang tak bersahabat denganku. Aku tak minta banyak pada-Mu, hanya inginkan yang terbaik dalam setiap langkah yang aku jalani. Inikah yang terbaik yang Kau beri? Banyak waktu yang pernah aku habiskan dengan hanya melangkahkan kaki percuma mengejar fatamorgana yang sebenarnya tak ada. Inikah waktu yang harus kuulang?

Banyak yang aku pikirkan malam ini, tidur tadi membuatku tersadar akan satu mimpi yang terlalu indah aku rangkai. Itu mimpi, biar kuulangi agar lebih jelas lagi itu MIMPI hanya sebuah MIMPI. Aku merangkainya terlalu indah, padahal mungkin itu takan jadi nyata tak ada satu pun yang meyakinkan kenyataan mimpi itu. Hanya aku disini yang meyakini setiap mimpi yang aku rangkai.

Tidur kali ini membuatku tersadar akan kamu yang kuimpikan malam ini. Kamu yang mungkin tak sama denganku, meski aku berharap kamu sepertiku. Memiliki mimpi yang sama dan bisa meraihnya bersama. Ah!  Aku benci kata-kata mimpi, mimpi itu membuatku berharap banyak.

Tidur kali ini membuatku takut, takut akan satu kenyataan yang menyakitkan. Takut akan sebuah bayang yang tak ada dan tak menjadi nyata. Takut jika semua ini hanya ilusi kecilku yang takan menjadi cerita nyata hanya selalu menjadi storytale dalam negeri dongeng.

Mimpi malam ini membuatku bertanya, bisakah aku mempercayaimu? Bisakah aku memberikah hati ini padamu? Bisakah kamu menjaga hati ini agar tidak tersakiti? Bisakah kamu ada disini dalam setiap keadaan yang aku miliki? Bisakah kamu menerimaku dengan semua kekurangan yang aku miliki? Bisakah kamu memegang tanganku saat aku jatuh? Bisakah kita, aku dan kamu, memiliki mimpi yang sama? Bisakah kita, aku dan kamu, bersama selamanya?

Ah! sekali lagi ini hanya mimpiku, dan mimpiku malam ini membuatku ingin bertemu denganmu. Sekedar untuk memastikan kembali ini bukan mimpi, ilusi atau fatamorganaku semata.

Sabtu, 06 April 2013

Persepsi, Ilusi, dan Realitas

     
     Aku mungkin terlalu bodoh, mengira semuanya untukku. tak tahu kapan harus melangkah dan kapan harus berhenti. Tak tahu apa yang tulus dan tidak, aku serba tak tahu. Namun, semakin lama aku bertahan aku semakin menyadari bahwa aku tak berharga, didepan kamu. Ya, mungkin memang aku bukan orang yang berharga yang perlu kamu pertahankan. Aku hidup dalam persepsiku sendiri, hidup dengan semua angan-angan yang aku buat aku rangkai sedemikian rupa agar alurnya mengikuti pikiranku, tanpa ku tahu ini bukan hanya tentang aku atau mimpiku. Aku membawa orang lain didalamnya yang jelas tak bisa ku kendalikan. Semua ini hanya bayangan ilusi sama seperti lagu, "bayangan ilusi, hanya fantasi" dan mungkin ini seperti itu. 
     Apa sebegitu tak berharganya aku? Aku bahkan tak tahu kapasitas diriku, aku tak tahu bagaimana aku harus menghargai diriku sendiri, sehingga ini balasannya. Tak ada, bahkan tak juga kamu, bisa menghargai aku. Aku hidup dengan semua keluh kesahku, aku hidup dengan semua pikiran negatifku. Bukan, bukan kamu yang salah, tapi aku yang salah menganggap semua sikap baik yang kamu beri. Aku salah menilai baik semua kata-katamu, dan aku jatuh jatuh di dalam lubang yang sama untuk kedua kalinya. 
     Aku tak lagi akan menangis, tak lagi akan bercerita, tak lagi akan bernyayi, tak lagi akan mengeluh, tak lagi akan berpikiran negatif, tak lagi akan bersuara tentang kamu, aku hanya akan hidup dengan cara yang aku buat, mungkin masih ada kamu di dalamnya, tapi harus aku pastikan bukan kamu segalanya. Aku mungkin hanya akan menunggu dan tak lagi akan berinisiatif. Menunggu, kamu menyadari bahwa aku cukup berharga untuk kamu pertahankan, atau aku cukup memilki harga diri untuk memilih tak lagi bersamamu.

Minggu, 20 Januari 2013

My Feeling Today....


Semua orang bilang setiap lepas hujan, selalu ada pelangi..tapi pelangi seperti apa yang akan aku liat nanti???

Banyak hal yang terjadi, banyak hal yang terlewati, mulai dari yang kecil sampai yang besar atau yang besar menjadi kecil. Semuanya terjadi, banyak batu kecil yang tiba-tiba menjadi besar atau batu besar menjadi kerikil. Ntahlah, banyak hal yang tidak aku ketahui, yang tidak aku mengerti, tapi aku dipaksa untuk mengerti. Aku memang mungkin sudah seharusnya mengerti berbagai problem yang mungkin terjadi, aku hanya belum dewasa untuk menyikapinya dengan baik. Aku bukan orang dengan kekuatan super yang mampu memahami setiap detail kehidupan. Aku mencoba belajar, aku mungkin gagal hari ini, tapi aku akan mencoba kemudian. Inilah yang disebut pembelajaran.

Semua orang bilang setiap kita ada diatas, kita juga akan merasakan bagaimana rasanya ada dibawah, roda terus berputar. Roda seperti apa yang akan aku temukan nanti???

Semuanya tak pernah kekal, keluarga, teman, pasangan, bahkan hidup pun tak kekal. Jadi hanya berusaha mencoba setiap detail yang tidak kuketahui, mengenal apa yang tak kukenal, memahami apa yang tak kupahami. Tapi terkadang semua itu sulit, terlalu sulit bahkan, dan terkadang ingin berhenti di tengah persimpangan arah yang samar-samar, pecah dan kabur. Setiap aku mencoba melakukan hal yang sama aku hanya mendapati diriku bercermin diatas riak-riak air yang bergelombang, tak mendapatkan bayang yang pasti, entah apa yang akan kudapatkan, rasanya semua tampak tak jelas setiap aku mencoba semua.

Semua orang bilang hari ini adalah besoknya kemarin dan besok adalah lusanya kemarin, semua hal berkaitan mulai dari satu hal ke hal lain. Tapi besok seperti apa yang akan aku jalani???

Setiap hal tak ada yang tak mungkin, memang. Setiap hal selau beruntut, ada sebab ada akibat ada rencana dan ada implementasi. Ntahlah, hal mana yang harus kuketahui dan kupahami lebih awal, seperti yang aku bilang semuanya semuanya serba samar dan serba tak kutahu. Semua jalan yang aku lalui, entah itu dari kemarin, hari ini atau besok sepertinya jauh lebih samar dari jalan yang pernah aku lalui sebelumnya. Ini terlalu kabur dan tak dapat kulihat setitikpun cahaya yang membuatnya jauh lebih terang. Seperti mencari sebuah jarum kecil di tumpukan jerami, sulit. Atau mencari sebuah koin kecil di tengah luasnya samudera, atau mencari setetes air di tengah padang pasir, sulit. 

Banyak yang orang bilang, tapi ini aku hidupku. Orang bisa bilang apapun itu, tapi ini aku..Aku hanya akan bertindak seperi mimpiku, hatiku, dan pikiranku. Bukan aku tak peduli tapi inilah aku yang ingin hidup menjadi diriku sendiri yang berusaha berada dalam jalurku.