Terasa begitu sesak, semua berjalan sesuai harapan semuanya. Semuanya baik-baik saja sejauh ini. Tapi entah mengapa rasanya jauh lebih hampa dari yang sempat aku bayangkan. Semuanya terasa sepi, kosong, bahkan aku tak mendapati diriku sebagai aku, aku yang aku harap dapat berdiri tegak, aku yang aku harap selalu tersenyum dalam setiap jejak langkahku, aku yang aku harap menjadi aku. Aku masih saja berkaca pada orang lain, berharap menjadi orang lain yang jauh lebih beruntung dariku. Aku tahu ini salah, aku tahu aku beruntung, tapi entah mengapa keberuntungan ini membuatku menjadikan bukan aku.
Aku masih saja sempat berpikir bahwa keadaanku kini, jauh lebih buruk dari yang sempat terpikirkan. Aku pernah suatu kali berharap dapat bertahan, meyakinkan dengan sekuat tenaga bahwa ini akan dapat aku taklukan, aku berpikir dan terus berpikir. Dan aku gila, gila dengan semua keadaan ini. Aku, aku yang hidup seperti selayaknya tak hidup. Aku tahu terlalu banyak kesalahan yang aku buat di masa lalu, hingga hari ini, aku merasakan semuanya. Terlalu banyak ketakutan yang aku sembunyikan, terlalu banyak air mata yang aku tahan, terlalu banyak rahasia yang aku pendam. Hingga aku, aku gila saat ini. Dan kuulangi aku gila, dan BENAR-BENAR GILA DENGAN SEMUA INI!!!
Aku memulainya dan sungguh aku tak mampu untuk mengakhirinya. Aku benci keadaan ini, keadaan yang memaksaku terus menjadi gila, depresi. Tapi, sungguh ini tak dapat kubagi, bahkan untuk mereka yang dekat denganku sekalipun. Ini jauh lebih sulit, dan tak dapat aku ungkapkan dengan hanya sebuah kata-kata.
Menangis darah pun tak berguna karena semua takkan mampu mengubah semua keadaanku sekarang, yang terlanjur menjadi bukan aku, dan bahkan gila segila-gilanya. Aku, aku ingin berhenti, aku ingin semuanya baik-baik saja, aku ingin normal, tapi mengapa tak bisa? Aku tertekan dan tak ada satu pun yang mampu memahami itu. Aku, aku ingin mati saja!!!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar