pengertian manajemen strategis menurut Nawawi adalah perencanaan berskala besar (disebut perencanaan strategi) yang berorientasi pada jangkauan masa depan yang jauh (disebut visi), dan ditetapkan sebagai keputusan pimpinan tertinggi (keputusan yang bersifat mendasar dan prinsipil), agar memungkinkan organisasi berinteraksi secara efektif (disebut misi), dalam usaha menghasilkan sesuatu (perencanaan operaional untuk menghasilkan barang dan/atau jasa serta pelayanan) yang berkualitas, dengan diarahkan pada optimalisasi pencapaian tujuan (disebut tujuan strategis) dan berbagai sasaran (tujuan operasional) organsasi.
pengertian manajemen strategis menurut J. David Hunger dan Thomas L. Wheelen adalah “Strategic Management is that a set of managerial decisions and actions that determines the long-run performance of a corporation”, dan jika diterjemahkan secara bebas maka Manajemen strategis adalah serangkaian keputusan dan tindakan manajerial yang menentukan kinerja perusahaan dalam jangka panjang.
Pengertian manajemen strategi menurut Gregory G Dees dan Alex Miller adalah suatu proses kombinasi antara tiga aktivitas yaitu analisis strategi, perumusan strategi dan implentasi strategi (Djaslim Saladin, 2003).
pengertian manajemen strategis menurut Pearch dan Robinson (1997) dikatakan bahwa manajemen stratejik adalah kumpulan dan tindakan yang menghasilkan perumusan (formulasi) dan pelaksanaan (implementasi) rencana-rencana yang dirancang untuk mencapai sasaran-sasaran organisasi.
Pengertian manajemen strategi menurut Fred R. David Manajemen strategi adalah seni dan ilmu untuk memformulasi, menginplementasi, dan mengevaluasi keputusan lintas fungsi yang memungkinkan organisasi dapat mencapai tujuan.
pengertian manajemen strategis menurut Husein Umar (1999 : 86): Manajemen strategis sebagai suatu seni dan ilmu dalam hal pembuatan (formulating), penerapan (implementing) dan evaluasi (evaluating) keputusan-keputusan startegis antara fungsi yang memungkinkan sebuah organisasi mencapai tujuannya di masa datang.
Pengertian manajemen strategi menurut Michael A. Hitt & R. Duane Ireland & Robert E. Hoslisson (1997,XV). Manajemen strategis adalah proses untuk membantu organisasi dalam mengidentifikasi apa yang ingin mereka capai, dan bagaimana seharusnya mereka mencapai hasil yang bernilai. Besarnya peranan manajemen strategis semakin banyak diakui pada masa-masa ini dibanding masa-masa sebelumnya. Dalam perekonomian global yang memungkinkan pergerakan barang dan jasa secara bebas diantara berbagai negara, perusahaan-perusahaan terus ditantang untuk semakin kompetitif. Banyak dari perusahaan yang telah meningkatkan tingkat kompetisinya ini menawarkan produk kepada konsumen dengan nilai yang lebih tinggi, dan hal ini sering menghasilkan laba diatas rata-rata.
Pengertian manajemen strategi menurut Michael Polter Manajemen strategi adalah sesuatu yang membuat perusahaan secara keseluruhan berjumlah lebih dari bagian-bagian dengan demikian ada unsure sinergi di dalamnya.
Pengertian manajemen strategi menurut H. Igor Ansoff Manajemen strategi adalah analisis yang logis tentang bagaimana perusahaan dapat beradaptasi terhadap lingkungan baik yang berupa ancaman maupun kesempatan dalam berbagai aktivitasnya.
pengertian manajemen strategis menurut Lawrence R. Jauch dan Wiliam F. Gluech(Manajemen Strategis dan Kebijakan Perusahaan, 1998) : Manajemen Strategis adalah sejumlah keputusan dan tindakan yang mengarah pada penyusunan suatu strategi atau sejumlah strategi yang efektif untuk membantu mencapai sasaran perusahaan.
Perkembangan manajemen strategik di negara maju melalui
empat tahapan, yaitu:
- Anggaran dan Kontrol Keuangan (1900 an) Managemen By
Control
Esensi utama sistem managemen yang berkembang, khususnya di AS sebelum
perang dunia, dititik beratkan pada fungsi
pengendalian sebagai alat utama dalam managemen strategik. Pada masa
tersebut kondisi lingkungan relatif stabil dan kompetisi bisnis tidak begitu
mempengaruhi kegiatan bisnis, sehingga yang diperlukan hanya/cukup
pengendalian permasalahan yang berulang
dengan menggunakan pola yang sama, Alat yang dipergunakan akan banyak bertumpu
pada pengendalian keuangan serta sistem dan prosedur manual
- Perencanaan Jangka Panjang (dari 1950 an) Managemen
by Extrapolation
Pada masa berikutnya, managemen by control mulai bergeser dan digantikan
dengan pola management by extrapolation atau dengan menggunakan dasar coba
coba, hal ini disebabkan pada masa itu organisasi bisnis mulai menghadapi
perubahan/ akselerasi lingkungan, namun perubahan lingkungan ini masih mudah
diantisipasi dengan dilakukan prakiraan ekstrapolasi data keadaan masa
sebelumnya. Pada masa itu muncul alat alat managemen seperti capital budgeting,
managemen by objective, long range planing dsb
- Perencanaan Strategik Perusahaan (dari1960an)
Managemen by Anticipation of Change
Pada masa ini diskontinuitas perubahan / perkembangan perubahan lingkungan
makin cepat dan terasa pengaruhnya
terhadap kegiatan perusahaan sehingga sudah tidak cukup lagi dihadapi dengan
extrapolasi dan pengendalian saja, melainkan pendekatan yang dipergunakan saat
itu adalah melalui perencanaan strategik secara periodik, sehingga manajemen
dapat menentukan skala prioritas dan meminimkan risiko yang mungkin timbul dari
satu alternatif strategi yang dipilih
- Manajemen Strategik (dari medio 1970/90 an)
Management trough Flexible and Rapid Response
Perkembangan terbaru sistem managemen yang dikembangkan adalah manajemen
dengan menekankan pada unsur fleksibilitas dan responsif terhadap lingkungan.
Dalam kondisi semacam ini muncul begitu banyak tantangan eksternal yang
dihadapi, maka pihak managemen sulit untuk melakukan antisipasi secara tepat
sebelumnya. Pola fleksibilitas ini
terutama akan menekankan respon yang diberikan oleh manajemen akan disesuaikan
dengan kondisi lingkungan yang dihadapi. Bahkan jika perlu manajer harus mampu
mempengaruhi lingkungan ( daya kreatif dan inovatif pihak manajemen )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar