Senin, 02 Mei 2011

Kepakan Sang Sayap

Awal'y pun kini terasa sangat menyesakkan dada...
Langkah pertama tak berjalan baik,
Langkah selanjutnya Sang Sayap ragu akan langkahnya...
Hingga ia merasa sangat tak mampu untuk kepakan sayap indahnya...
Ia menunduk, ia menangis, ia tertatih, ia ingin terbang...
Namun tak bisa, hatinya berkata ragu...


Sang Sayap pun diam dalam sendirinya
Tak ada yang mendekati, tak ada yang mempercayai, tak ada yang menemani
Kala masa sulitnya, ia hanya diam
Ia hanya butuh meyakinkan dirinya bahwa ia mampu kepakan sayapnya untuk terbang
Mampu, mampu dan ia berkata mampu
Hingga ia bangkit dan mulai merentangkan kedua sayapnya
Dengan penuh keyakinan ia mulai mengepakannya
Dan dengan sorot mata pengharapan ia menerawang jauh kedepan
Namun sekali lagi ia jatuh,
Menyiratkan kembali bahwa ia tak mampu terbang dengan luka indah dalam sayapnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar