Senin, 16 Mei 2011

Setumpuk Sesal

Tak mengerti dan tak pernah mengerti
Mengapa dan selalu kutanyakan mengapa?
Bayangmu masih saja menyelinap di sisi ruang hati ini
Mengapa nama mu masih saja menyesakkan nafas ini?
Entah mengapa aku masih saja tak bisa menghapusmu dalam ingatanku
Kamu terlalu indah untuk kulupakan
Sementara kamu terlalu sakit untuk kukenang
Kamu antara kubutuhkan dan kuacuhkan
Kamu dan masih saja tulisan-tulisanku tentang kamu
Kamu yang ku harap bisa mengerti sedikit saja tentang ku
Berharap kamu dapat merasakan sepenggal hatiku yang menyayangimu
Dan harapan itu lagi dan lagi harus menjadi sebuah harapan kosong
Harapan yang takkan pernah berarti walau satu sen pun
Hanya ingin kamu sadar dan mengerti
Betapa sempurnanya kasih yang kumiliki untukmu
Yang tak pernah sedikitpun kau tahu tentang itu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar